Komponen Utama Kelompok (Bagian II)

Posted: September 30, 2010 in Pengantar Psikologi Kelompok

Berikut akan dibahas 4 struktur selanjutnya dalam komponen utama kelompok: komunikasi di dalam kelompok, norma, kohesivitas, dan sosialisasi kelompok.

3.       Komunikasi di Dalam Kelompok

Yang dimaksud dengan komunikasi adalah transmisi informasi dan pemahaman antara anggota kelompok (Burn, 2004). Komunikasi sangat penting bagi kelompok karena anggota kelompok dengan perannya masing-masing perlu berkoordinasi untuk mencapai tujuan kelompok. Oleh karena itu, komunikasi juga bisa dianggap sebagai bagian dari struktur kelompok (Cartwright dan Zander, 1968 dalam Burn , 2004).

Komunikasi di dalam kelompok biasanya membentuk jenjang yang menentukan siapa berkoordinasi dengan siapa. Jejaring komunikasi bisa terpusat (centralized) atau tersebar (decentralized). Jejaring komunikasi terpusat terbentuk ketika anggota kelompok harus menghubungi seorang tokoh sentral untuk berkomunikasi dengan anggota lain. Tokoh sentral ini adalah sumber informasi serta target komunikasi.

Komunikasi juga bisa berbentuk secara formal dan informal.

4.       Norma

Norma adalah aturan yang disepakati bersama tentang apa yang seharusnya dan tidak seharusnya dilakukan oleh anggota kelompok.

Norma sangat penting bagi kelompok karena ia mengatur bagaimana anggota kelompok bertindak. Tanpa norma, kelompok akan sulit bekerja untuk mencapai tujuannya.

Norma memiliki beberapa fungsi 9Burn, 2004), yaitu:

1.       Mengatur tingkah laku anggota kelompok sehingga kelompok dapat   berfungsi secara efisien dalam mencapai tujuan

2.       Mengurangi ketidakpastian karena individu tahu apa yang diharapkan dari dirinya di dalam kelompok

3.       Membedakan kelompok dengan kelompok lain, termasuk anggota kelompok dengan nonanggota, sehingga memudahkan terbentuknya identitas kelompok

5.        Kohesivitas Kelompok

Yang dimaksud dengan kohesivitas kelompok adalah faktor-faktor yang dimiliki kelompok yang membuat anggota kelompok tetap menjadi anggota sehingga terbentuklah kelompok.

Kohesivitas penting bagi kelompok karena ia yang menyatukan beragam anggota menjadi satu kelompok. Tingginya kohesivitas kelompok berhubungan dengan konformitas anggota terhadap norma kelompok, kemampuan anggota untuk menitikberatkan pada persamaan sebagai anggota kelompok, meningkatnya komunikasi di dalam kelompok, dan meningkatnya rasa suka terhadap anggota kelompok ( Vaughan dan Hogg, 2005).

6.        Sosialisasi Kelompok

Ada berbagai model sosialisasi kelompok (Burn, 2004). Salah satunya adalah Model Perkembangan Kelompok Dasar dari Truckman (1965). Model ini meliputi hal-hal berikut.

1.       Forming (orientasi)

Ini adalah tahap pertama, kelompok baru terbentuk, partisipasi anggota kelompok masih sedikit dan bergantung pada pemimpin atau peraturan yang umum.

2.       Storming (konflik)

Ini merupakan tahap kedua, anggota kelompok tidak sependapat tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana peran pemimpin di dalam kelompok. Di sini terjadi diskusi dan perdebatan antaranggota sambil saling menilai satu sama lain.

3.       Norming (Struktur)

Pada tahap ketiga ini mulai ada kohesi kelompok serta terbentuk struktur, peran dan rasa ke-kita-an. Di sini juga ditentukan tata cara, norma, aturan, hak dan kewajiban yang akan dijadikan rujukan.

4.       Performing (bekerja)

Pada tahap ini anggota kelompok terfokus untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan kelompok.

5.       Adjourning (bubar)

Ini adalah tahap terakhir, anggota kelompok mulai melepaskan diri dari kegiatan social, emosional, dan tugas kelompok.

Sumber: Psikologi Sosial (Sarlito W. Sarwono)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s